Home » , » Menembus Batas Alam Ghaib

Menembus Batas Alam Ghaib

Menampilkan 1 - 30 dari 181.

Kiriman 1
Anda menulispada 17 Januari 2010 jam 13:23
Aku bertanya pada Guruku" Mengapa sesungguhnya pandangan saya terbatas pada saat melihat kejauhan dan aku tidak bisa melihat???

Maka Guruku menjawab:"sesungguhnya mata manusia itu terbatas pandangannya karena manusia masih dikendalikan oleh hawa nafsunya dan masih kuat pengaruh hawa nafsunya daripada pikiran dan mata hati IllahiyahNya".

Maka Aku bertanya lagi:"Wah... apakah karena pengaruh hawa nafsuku sehingga aku tidak bisa menembus alam ghaib dan melihat alam jin secara nyata"

Guruku menjawab:"benar adanya salah satu karena hal demikian, dan sesungguhnya Muhammad SAW pernah bersabda, sekiranya manusia mengetahui satu saja dari apa yang aku ketahui, niscaya dia tidak akan berani berjalan dimalam hari"

Sayang sekali, salah satu guruku yang bisa menembus alam ghaib kini telah meninggal dunia, tetapi dia pernah berpesan padaku:"Jika kau sudah memiliki kekuatan iman dan keteguhan islam, maka kau tidak usah berguru padaku pagi karena sesungguhnya kau telah dapat berguru langsung pada Allah dan aku hanya akan menjadi temanmu berdiskusi saja".

Sehingga dalam perjalanan hidupku, setelah guruku meninggal dunia aku selalu mengamalkan doa dari guruku yaitu doa KANZUL ARSY dan SAYYIDINA AKASAH" ternyata doa ini mampu menembus alam ghaib dan menembus alam kemiskinan hingga alam kegundahan hati. Sayang sekali kini guruku sudah tiada, aku mau bertanya banyak hal lagi.

Semoga dengan niat hati tulus ikhlas dan tetap berguru pada Allah dan semoga dihati ini tanpa niat setitikpun sifat sum'ah, ujub, riya' dan sejenisnya aku ingin mendiskusikan masalah ini dengan teman-teman. Semoga tidak menimbullkan fitnah, dan justru dapat menambah pengalaman dan tetap dalam koridor bahwa berguru yang baik setelah kita memiliki iman yang dan keteguhan islam maka guru kita adalah Allah.

Kiriman 2
Rudwig Putrakusuma menulispada 17 Januari 2010 jam 13:37
Bagus,bagus cukup mendidik...tapi guruku mengajarkan nutuk menembus alam cahaya diatas cahaya,....kalau alam jin , aku ga ikutan.

Kiriman 3
Agus Julianto menulispada 17 Januari 2010 jam 13:42
takut kesurupan ya, ru? ha..ha..ha...ha....

Kiriman 4
Rudwig Putrakusuma menulispada 17 Januari 2010 jam 13:44
disamping itu...takut nyasar...hehehe

Kiriman 5
Agus Julianto menulispada 17 Januari 2010 jam 13:46
ha..ha...ha...ha....BERZINA ITU........INDAH, loh! he..he...he...

jangan2....imron nih....mau buat buku.....ALAM KESURUPAN lagi, nih! he.he..he..

Kiriman 6
Anda menulispada 17 Januari 2010 jam 13:51
bukan takut kesurupan tetapi karena takut justru sejatining diri telah hilang karena adanya sejatining jin dalam diri, hingga teman diri telah mengganggapnya gila atau tidak normal.

Wah mas Agus ini manusia apa mahluk alam ghaib yaa... siang online, malam online, pagi online, jam 3 malam online jam berapapun online. wah kayak jin kartubi mas... yang selalu siap sedia...

Kiriman 7
Rudwig Putrakusuma menulispada 17 Januari 2010 jam 13:54
dia penjaga warnet mas.

Kiriman 8
Agus Julianto menulispada 17 Januari 2010 jam 13:55
hik...hik...hik....

klw keseringan masuk ke alam jin tuh, ya gitu tuh! dah jelas manusia, malah dibilang jin segala! hik...hik....hik....

salah ngeliat, kalee! ha..ha...ha...

Kiriman 9
Anda menulispada 17 Januari 2010 jam 13:56
wkwkwkkwwkwk... hahahahahaha.... berzina itu indah, indahnya karena telah menikmati alam jin dan syetan...

hhahahahah... tertawanya jin ini mas....

Wah... kalau buku ALAM KESURUPAN aku masih bukan ahlinya mas... tapi masih ajar setitik saja....

Kiriman 10
Agus Julianto menulispada 17 Januari 2010 jam 13:58
ha...ha...ha...ha...

imron nih kayak yang iya, aja!

padahal sih, cuman ahli........BERZINA ITU INDAH! hua..ha..ha...ha...ha...

Kiriman 11
Agus Julianto menulispada 17 Januari 2010 jam 13:59
ama .....ahli.......KESURUPAN! wkwkwkkwwkwk... hahahahahaha

Kiriman 12
Agus Julianto menulispada 17 Januari 2010 jam 14:07
mron, klw belajar gimana MENEMBUS ALAM GAIB, baca aja buku yang judulnya, "MUJAROBAT LENGKAP"! hehehehe...
di buku itu, ada keterangan ttg ajiannya!

Kiriman 13
Rudwig Putrakusuma menulispada 17 Januari 2010 jam 14:13
@Agus: weh ..diem2 agus sudah belajar pakai buku "Mujarobat Lengkap"...tapi kemarin sepertinya yang dibaca buku "OBATMUJARAB ACONG"

Kiriman 14
Anda menulispada 17 Januari 2010 jam 14:27
wkwkwkw.. ternyata mas Agus penajag WARNET ya... wkwkwkwkwkwkwkw...hahahahahaha...hihihihhihih.... wah baru tahu aku mas Rudwid... hahahaa... apa pantes ilmunya banyak.. mas... bisa online terus baca situs.. asal bukan situs LALATX yaa.. wkwkwkw...

Kiriman 15
Anda menulispada 17 Januari 2010 jam 14:32
wah.. mas agus sudah tahu ilmu mujarobat lengkap, hebat tuh... itu ilmu bagus yaaa... Mas.. apa aja isinya mas... asal jangan guna-guna itu menuju berzina itu indah yaaa... mas Agus

Kiriman 16
Rudwig Putrakusuma menulispada 17 Januari 2010 jam 14:36
@Imron: saya ngakui ilmu nya agus emang banyak, dia punya trik , semua pendapat dia sangkal...biar keluar tuh ilmu2 orang lain. Jadinya kan dia bisa ambil intisarinya...Emang beliau ini cerdas dan cerdik.
Sampai2 mas, pernah dikasih bahasan ttg "sholat yang benar"... eh beliau konter terus....ternyata mas beliau milih "Sholat yang salah ". hehehe

Kiriman 17
Rudwig Putrakusuma menulispada 17 Januari 2010 jam 14:39
Kalo udah disinggung OBAT MUJARAB ACONG ...agus diem..... tak berkutik.

Kiriman 18
Rudwig Putrakusuma menulispada 17 Januari 2010 jam 14:40
Lansung agus pakai ilmu ghaib..menuju mak erot

Kiriman 19
Rudwig Putrakusuma menulispada 17 Januari 2010 jam 14:41
@agus: maaf ya gus ini ..cuma obat ngantuk aja....canda!

Kiriman 20
Anda menulispada 17 Januari 2010 jam 14:55
iya.. mas Rudwig kalau mas agus caranya begitu memperoleh ilmu maka mas Agus nanti kasihan mas.. umpama dia ingin belajar ilmu mengemudi maka dia akn bisa mengemudi saja tetapi tidak pernah bisa dapat yang dikemudikan alis mobilnya. hahaha.. gitu yaa.. mas Rudwig.. hahahaha...

Kiriman 21
Agus Julianto menulispada 17 Januari 2010 jam 23:28
bukan diem...! ini dah masuk jam ngantor, bro! jadi kerja dulu, lah!

rud, awas ya, fitnah lebih kejam daripada ibukota! hik...hik...hik...

Kiriman 22
Rudwig Putrakusuma menulispada 17 Januari 2010 jam 23:33
ancamanmu bagaikan metromini...hihihi

Kiriman 23
Agus Julianto menulispada 17 Januari 2010 jam 23:34
he..he..he...he...

Kiriman 24
Rudwig Putrakusuma menulispada 17 Januari 2010 jam 23:42
gus, udah bisa nembus alam goib ?

Kiriman 25
Agus Julianto menulispada 17 Januari 2010 jam 23:47
alam goib juga kan berlapis-lapis. nembus yang lapisan ke berapa, maksudnya? hik..hik...hik...

Kiriman 26
Rudwig Putrakusuma menulispada 17 Januari 2010 jam 23:50
terserah aja, mohon jelasin...detailnya gimana?

Kiriman 27
Agus Julianto menulispada 18 Januari 2010 jam 0:14
@rudwig,
okey klw gitu! silahkan tebak sendiri, kira2 yang saya sampaikan di bawah ini lapisan alam goib yang keberapa, ya!

eng....ing....eng......

gini nih,

suatu kali, saya melihat banyak sekali asap tipis, semacam asap rokok, yang masuk ke ruangan dimana saya sdg diem (meditasi). saya sadar, bahwa bukan mata yang nempel di bagian muka kepala saya ini yang melihat kepulan asap tsb. katakanlah mata bathin (duh....lagaknya dah kayak ahli kebathinan aja nih si agus, tuh). karena, mata saya yang nempel di bagian muka kepala saya mah kan emang lagi merem. jadi, pasti bukan mata itu yang ngeliat kejadian tsb. tapi pasti, mata nyang ono, noh! hik...hik...hik...

kepulan asap itu bergerak secara perlahan tapi terus terusan. asap2 itu masuk lewat lubang2 angin, dan sela2 pintu bagian bawah yang emang agak sedikit berada di atas lantai ruangan. lama kelamaaan, asap itu semakin banyak dan bergerak bersatu sedemikian rupa membentuk sebuah lingkaran yang diamternya kurang lebih 50 atau 60 cm.

anehnya, semua asap yang baru masuk pun bergerak perlahan ke arah lingkaran itu dan bersatu padu, sehingga lama kelamaan, lingkaran asap itu jadi terlihat lebih tebal dan gelap dari sebelumnya.

setelah saya membaca satu bacaan tertentu (secara bathiniah), lingkaran asap yang sudah mulai akan semakin menebal dan semakin gelap itu, sedikit demi sedikit buyar lagi. dan terbang ke luar ruangan melalui tempat datangnya semula.

karena saya sudah dapat mengira apa yang bakalan terjadi apabila lingkaran asap itu semakin tebal dan gelap, makanya, saya langsung ngambil tindakan. dan buyarlah asap itu semuanya. dan kemudian, barulah saya membuka mata dan bangun dari meditasi saya.

asap apa tuh, rud? dan lapisan alam goib yang ke berapa, coba?

Kiriman 28
Tubagus Muharam menulispada 18 Januari 2010 jam 0:26
Kalau cuman ngeliat asap sih........ ngerokok aja yang banyak dalam ruang tertutup saya juga bisa atuh...khi..hki..khi...( sory..cuman guyon )

Kiriman 29
Agus Julianto menulispada 18 Januari 2010 jam 0:37
hik..hik..hik....

Kiriman 30
Batu Gong menulispada 18 Januari 2010 jam 0:54
Kalau saya baca lentik tulisanmu ,mas M Imron seakan2 ,suluk itu menjalar kepada ingin mengetahui tabir goib..padahal suluk itu adalah bagaimana kita bisa di ridhoi Allah lewat sawur sepunya atau wasilah Rasulullah...salah niat adalah lakunya manusia ketika mengamalkan wirid2 atau Hizib dari Guru sipritualnya...jangan salah kalau akan terjadi sesuatu hal yang akan merugikan manusia...



Kiriman 31
Agus Julianto menulispada 18 Januari 2010 jam 1:27
mron...ente diancem ma batu gong, tuh! katanya, ente bakalan rugi! alias kadak laku! and jadi bangkrut! hik...hik...hik....

Kiriman 32
Batu Gong menulispada 18 Januari 2010 jam 1:34
Agus julianto : Saya kira mas Imron dengan punya guru bisa mengamalalkan ilmu penyembuh hati , untuk meraih keridhoan-nya...eh tau2 hanya ingin menembus tabir gaib hehehe.....,biar nga ngantuk..contoh aje nih..si Hamba puasa 40 hari untuk mendapakan ilmu menghilang..saya kira puasa 40 hari itu untuk mengkikiskan hatinya yang sakit...hahahahhaa...

Kiriman 33
Agus Julianto menulispada 18 Januari 2010 jam 1:42
maksudnya inging bisa ngilang tuh, biar kalau "BERZINA ITU INDAH" kagak ketauan ! hehehehe....

Kiriman 34
Rudwig Putrakusuma menulispada 18 Januari 2010 jam 1:47
mas batu gong nyindir agus....puasa 40 hari 40 malam ga makan ga minum.

Kiriman 35
Agus Julianto menulispada 18 Januari 2010 jam 1:49
he..he...he...he...

Kiriman 36
Batu Gong menulispada 18 Januari 2010 jam 1:57
hahaha....jangan berisik ntr kedengaran sama imron nanti......hehe

Kiriman 37
Dicky Kurniawan menulispada 18 Januari 2010 jam 5:12
Alam gaib emang ada batasnya ya Kang...lha sekarang ini kita di alam nyata atau alam gaib ya...

Kiriman 38
Cinggir Biru menulispada 18 Januari 2010 jam 5:27
kalo bisa menembus alam maha ghaib, mestinya tidak ada batas.

sekarang ini kita hidup di alam nyata yang dipenuhi dengan lamunan. jadinya ... alam ghaib.

kalo pernyataan kiriman 2 bisa dapet, mestinya gak ada ke khawatiran tentang makhluk apapun. karena yang bisa menembus alam cahaya di atas cahaya, pastinya adalah cahaya itu sendiri.

cahaya tak terjamah oleh makhluk2 lain. ketika sang tubuh cahaya memang sudah bisa keluar (wow... keren), dan jalur cahaya sudah terbentuk, ... tak akan ada batas apapun sepertinya. karena cahaya, hanya tinggal mendapatkan jalur, maka akan bisa masuk kemanapun, menembus alam apapun. bukankah itu konsep haji?

Kiriman 39
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 7:33

Mas Batu... Bukannya begitu, tapi setelah aku lihat pada endingnya banyak orang pada saat dulunya di pondok besar dan terkenal dan mereka sungguh sekali mendalami makrifatulllah dan segala sangat sholeh sekali prilakunya... tapi setelah ketemu sekian tahun kemudian dia eh... jadi orang pinter alias dukun.. heheheh.. emangsich.. dia punya pesantren.. tapi dukunnya itu lho.. jadi mata pencarian, setelah saya ketemu dan saya tanya eh.. tambah saya diajari ilmu menembus alam jin... wah... aneh-eneh saja, karena saya penasaran dan itu ilmu yach... mau saja saya.. iseng-iseng pengalaman.

Terus saya melakuan ritual sholat dan doanya... eh.. tidak tahunya bener bisa menembus alam jin... tapi lama kelamaan aku tinggalkan setelah dia meninggal karena aku kwatir jadi dkun hehehehe,..... begini cerintaya mas .. Batu...

Kiriman 40
Dicky Kurniawan menulispada 18 Januari 2010 jam 7:37
sebuah pengalaman yg akan menambah perbendaharaan proses pengenalan DIRI.

Kiriman 41
Mul Cinta menulispada 18 Januari 2010 jam 7:43
Imron......Doa Sayidina Akasyah,gak bisa di amalkan secara sembarangan....
di dalamnya rahasia makrifat kemulian para nabi,para malaikat dan semua Tentara Langit dan Bumi......
syaratnya mesti tawadhu,24 jam gk boleh batal wudhu,minimal 2 rokaat tahjud di tiap malem....dan ini bukan utk menembus alam ghaib...ini utk penambahan ilmu...dan ilmu yg di ridhoiNya adalah Ilmu tentang pembukaan hijab syafaat 124.000 para Nabi....
lanjutkanlah....tentang Kanzul Araesy....waduh.......itu doa seumpama mukjizat bagi yg paham.....lanjut aja.....banyak para ahli ilmu yg gunakan kedua doa itu utk menarik barang mustika yg hadir di alam ghaib dng tujuan mencari harta dngn menjual kepada yg punya duit ...ini fitnah ,tp,inilah fakanya...lakukan aja klo emang manfaat toh,segala sesuatu akan di hisab olehya khan....?!

Kiriman 42
Joko Sumitro menulispada 18 Januari 2010 jam 7:51
wahhhh menebus alam gaib nihhh....ikut dulu aahhh..gi mna caranya yaaa
oyaa..gua udH pernah mendengarnya..katanya di kosongkan dulu pikiran..bersihkan hati...apa itu yaaa

Kiriman 43
Rudwig Putrakusuma menulispada 18 Januari 2010 jam 7:52
ga pake meditasi dulu ?

Kiriman 44
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 7:56
Mata itu ada dua, Mata zhohir dan mata batin. Mata zhohir termasuk dalam Alam Deria atau Alam Pancaindera. Mata batin termasuk dalam Alam Keruhanian atau Alam Ghaib. Tiap-tiap mata tersebut ada mempunyai matahari dan cahaya masing-masing, supaya dapat melihat dengan sempurna.

Kiriman 45
Mul Cinta menulispada 18 Januari 2010 jam 7:57
mediasi bukan meditasi....hi...hi..hi.

Kiriman 46
Dai Jkt menulispada 18 Januari 2010 jam 7:57
Apakah ada pada sisi mereka pengetahuan tentang yang gaib lalu mereka menuliskannya?

Kiriman 47
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 7:57
Matahari pun ada dua jenis. Satu daripada matahari ini ialah matahari biasa yang nampak oleh deria lihat dan yang satu lagi ialah termasuk dalam bidang Alam Ghaib; iaitu al-Quran dan lain-lain kitab Allah. Jika ini telah diterangkan sepenuhnya dan seterang-terangnya kepada saudara, maka satu daripada pintu Alam Ghaib ini telah dibuka kepada saudara.
Alam ini penuh dengan keajaiban. Ia lebih hebat dari alam yang nampak oleh mata kasar itu. Orang yang tidak mempedulikan Alam tinggi itu dan hanya melekatkan dirinya dengan alam nyata sahaja, maka dia itu adalah ibarat binatang dan bukan manusia sebenarnya. Dia lebih sesat lagi dari binatang kerana binatang itu tidak dikurniakan sayap untuk terbang ke Alam tinggi itu.

Kiriman 48
Dai Jkt menulispada 18 Januari 2010 jam 7:58
Ataukah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan pada tangga itu (hal-hal yang gaib)?

Kiriman 49
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 8:00
Perkaitan Alam Kasar dengan Alam Ghaib itu adalah ibarat kulit buah dan isinya atau ibarat bentuk(acuan) dengan nyawa, atau gelap dengan terang, atau neraka dengan syurga. Kerena itulah Alam Ghaib itu digelar Alam Tinggi atau Alam Ruh atau Alam Nur (cahaya) dan Alam Nyata ini digelar Alam Bawah atau Alam Rendah, atau Alam Benda atau Alam Gelap.

Tetapi janganlah saudara anggap apa yang saya maksudkan dengan Alam Tinggi ini sebagai langit atau tujuh petala langit, meskipun ia berada di atas. Langit itu dapat dilihat oleh mata kasar manusia dan binatang. Tetapi pintu ke Alam Tinggi itu tertutup kepada manusia dan manusia bukan menjadi penghuni alam itu kecuali;
"Bumi ini baginya bertukar menjadi bukan bumi, dan begitu jugalah langit". (Al-Quran).

Kiriman 50
Mul Cinta menulispada 18 Januari 2010 jam 8:01
ya ,ada ,bung dai,hanya mereka yg menuliskannya tak mampu hadirkan dirinya di depan yg bukan ahlinya,oleh sebab itulah utk alasan ayat yg dai tunjukan,seluruh ahli ilmu ladunny sepakat,bahwa menuliskan pengalaman batin ilmu mereka adalah suatu usah mencari kemulian dunia,dan penghapusannya tnpa pewaris adalah menyia-nyiakan kesempatan baik tuk generasi mendatang.
adakah ana yakin abhwa anda akan mendapat bagian dari warisan ghaib semua mereka....?
anda ,dan saya ,dan juga yg bukan cuma kita.....ini bisa jin dan arwah gentayangan.....hiiiiiy...sereeeeeeeeeeeeeeeeeemmmm

Kiriman 51
Dai Jkt menulispada 18 Januari 2010 jam 8:04
Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan

Kiriman 52
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 8:05
Ketahui olehmu bahawasanya hamba itu apabila ada serta dirinya sebelum berjalan atau dalam berjalan, maka adalah segala sifatnya dan afaal dan perangainya sekelian itu "Aib" dan tiadalah jalan kepada melihat kepada segala yang "Ghaib" melainkan kemudian daripada tilik kepada yang tersembunyi daripada segala Aib dan keluarlah ia(Aib) daripadanya(hamba) dan demikian itu tiada sempurna melainkan dengan sentiasa Mahabbah yang tiada lagi tinggal bagi sifat yang kasih serta kasihnya(diri hamba).

Kiriman 53
Mul Cinta menulispada 18 Januari 2010 jam 8:07
semoga para jin-jin itu juga menyadari bahwa ada diantara manusia yg mampu memperbudak mereka dan menjadikan jin-jin itu sebagai hamba sahaya nya,ini karena ilmu dan kekuatan yg di miliki manusia itu,ini bisa dari muslim,budha,yahudi dan kejawen,soal tembeus-menebus alam ghaib....bukan cerita baru!!!!!!orang murtad dan tak punya ilmu agama jg mampu lakukan itu aslkan die dapet guide-nya....

Kiriman 54
Dai Jkt menulispada 18 Januari 2010 jam 8:07
(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu.

Kiriman 55
Dai Jkt menulispada 18 Januari 2010 jam 8:08
Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.

Kiriman 56
Mul Cinta menulispada 18 Januari 2010 jam 8:10
anda benar dai,dan manusia jg sama aja seperti jin,merka yg hendak naik tembus kelangot pertama utk dapatkan kabar ghaib tentang masa depan manusia dan dunia,mesti hadapi hembusan batu panas yg menembus dari tebing-tebing langit,kecuali bagi merka(manusia +jin)yg di undang,utk memperoleh undangan,mesti ada urusan.utk ada urusan mesti ada sunnah,utk adanya sunnah mesti ada dalil,utk adanya dalil mesti ada kitab,utk adanya kitab,mesti ada iman,utk adanya iman mesti ihsan,utk adanya ihsan mesti ada aaaaaaaaaaaaaaaaaaauuuuuuuuuuuuuuuuuu aaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhh geeeeeeeeeeeeeeee laaaaaaaaaaaaap.......Lam Yalid Wa Lam Yulad.

Kiriman 57
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 8:12
Benar sekali mas Mul dan mas Dau Jkt

Kiriman 58
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 8:12
Ketahui olehmu bahawasanya hamba itu apabila ada serta dirinya sebelum berjalan atau dalam berjalan, maka adalah segala sifatnya dan afaal dan perangainya sekelian itu "Aib" dan tiadalah jalan kepada melihat kepada segala yang "Ghaib" melainkan kemudian daripada tilik kepada yang tersembunyi daripada segala Aib dan keluarlah ia(Aib) daripadanya(hamba) dan demikian itu tiada sempurna melainkan dengan sentiasa Mahabbah yang tiada lagi tinggal bagi sifat yang kasih serta kasihnya(diri hamba).

Kiriman 59
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 8:16
semua yang mendatang ke dalam bidang deria dan khayalan termasuk langit yang kelihatan itu menjadi buminya dan langit itu melebihi jangkauan derianya. Inilah kenaikan (mikraj) pertama bagi setiap Salik (orang dalam perjalanan menuju Allah) dalam perjalanannya menuju ke Hadirat Allah Subhanahuwa Taala. Manusia telah dihantarkan ke tempat yang rendah dan kemudian mestilah manusia itu naik ke tempat paling tinggi.

Bukan seperti para malaikat, kerana malaikat itu adalah termasuk dalam Alam Keruhanian itu, sentiasa berada di hadirat Allah dan dari situ mereka melihat ke alam rendah ini. Nabi Muhammad SAW. pernah berkata;
"Allah mencipta makhluk dalam kegelapan; kemudian dipancarkan Nur (cahaya) kepada makhluk itu".

dan sabda beliau lagi yang bermaksud;
"Allah mempunyai malaikat-malaikat yang tahu kerja-kerja manusia lebih dari manusia itu mengetahui dirinya".

Adalah Nabi-Nabi apabila mereka mikraj ke Alam Tinggi itu, mereka sampai ke tempat yang paling tinggi. Dari situ mereka melihat keseluruhan alam ghaib itu kerana orang yang berada d Alam Tinggi tersebut adalah bersama Allah dan mempunyai kunci kepada yang ghaib. Saya maksudkan iaitu dari tempat di mana orang itu menjadi sebab kepada benda-benda yang ada ini turun ke dalam alam deria atau alam nyata. Ini adalah kerana alam nyata ini adalah satu daripada kesan-kesan daripada alam tinggi itu. Alam nyata ini adalah keluaran atau terbitan dari alam ghaib itu seperti ibarat bayang-bayang itu terbitan dari sesuatu badan atau ibarat air buah yang keluar dari buah, atau akibat dari sebab.

Kunci daripada ilmu berkenaan kesan atau akibat itu dicari dan didapati dalam sebab. Kerana itulah alam nyata ini adalah sati jenis daripada alam ghaib, seperti yang kita nampak apabila kita mengkaji tentang Misykaat (ceruk), lampu dan pokok kerana sesuatu yang dibandingkan itu tentulah sejajar dan ada persamaan dengan sesuatu dengan yang diperbandingkan, samada persamaan itu jauh atau dekat. Ini pun satu perkara lagi yang sangat mendalam pengajiannya. Barang siapa yang mengetahui maksud batinnya akan dilihatlah dengan mudah tentang kebenaran dan kesungguhan jenis-jenis itu dalam Al Quran.

Kiriman 60
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 8:18
Pembukaan pintu hati ke Alam Ghaib ini berlaku juga dalam kondisi-kondisi yang dekat Wahyu Kenabian, di mana Intuisi atau Wahyu atau Ilham terbit dalam pikiran tanpa di bawa melalui saluran-saluran indera(pancaindera) sebagaimana seseorang itu menyucikan dirinya dari pengaruh nafsu kebendaan dan menumpukan(konsentrasi) pikirannya kepada Alloh.

Maka semakin bertambah teranglah kesadarannya pada Intuisi atau Ilham yang seperti itu. Mereka yang tidak tahu tentang hal ini tidak berhak menafikan hakikat tersebut.

Intuisi (Ilham) ini bukanlah terbatas bagi mereka Kenabian saja. Ibarat besi, jika selalu digosok dan digilap akan menjadi berkilat seperti cermin.

Begitu juga jiwa dan pikiran yang diasuh dengan disiplin sedemikian rupa akan dapat menerima informasi dari Alam Ghaib itu.

Kiriman 61
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 8:20
heheh.. kok panjang kali mas Mull\ hehehe..

Kiriman 62
Mul Cinta menulispada 18 Januari 2010 jam 8:21
he.he..he panjang apanya M imron...?wk..wk..wk

Kiriman 63
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 8:27
Mul... doa sayyidina akasah aku dapat dari ibuku.. dan ibu dari gurunya dan aku juga dapat dari guruku.. setelah aku amalkan dan ternyata beribu keajaiban dari Allah sungguh tidak bisa didduga... jadi menurutku jika paham semua orang bisa mengamalkan karena sang pengamal akan dijaga oleh Allah dari banyak hal terutama maksiat dan kemiskinan...

Kiriman 64
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 8:30
Mas Mul..kalau doa kanzul arsy inilah ya g paling unik, doa ini dapat membuka mata hati kita untuk melihat alam ghaib dan juga sebagian ilmu ladhuni karena kegaibannya... tidak hanya alam jin tetapi alam kemiskinan dan kebodohan bisa diatasi dengan doa ini. Insya Allah...

Kiriman 65
Batu Gong menulispada 18 Januari 2010 jam 8:31
M Imron Pribadi : Boleh juga ni berguru sama gurnya mas imron...siapa tau kaya jadi dukun...hehehe pasti udh kaya raya tuh bisnis jadi dukun.....hehehe

Kiriman 66
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 8:31
Bukanlah karena Ilmu yang didapati dari Ilham atau Wahyu atau Intuisi itu saja yang menyebabkan Ruh manusia itu dapat menduduki martabat pertama atau paling tinggi di kalangan makhluk, tetapi juga oleh karena kekuasaannya(Ruh).

Sebagaimana Malaikat-malaikat menguasai atau memerintah unsur-unsur, maka begitu jugalah Ruh itu. Ia memerintah anggota-anggota tubuh. Ruh-ruh yang mencapai peringkat kekuasaan yang khusus bukan saja memerintah tubuh mereka sendiri tetapi juga tubuh-tubuh yang lain.

Jika mereka menginginkan orang sakit supaya sembuh, maka sembuhlah ia, atau orang yang sehat bisa disakitinya; atau jika mereka inginkan seseorang supaya datang kepada mereka, maka datanglah orang itu.

Oleh karena kerja-kerja Ruh yang kuat ada dua macam; yaitu baik dan jahat, maka perbuatan mereka itu pun dibagikan dua macam juga yaitu Mukjizat dan yang lagi satu Sihir.

Ruh-ruh yang kuat ini berbeda dari Ruh-ruh orang biasa dalam tiga hal:
1. Apa yang orang lain dapat lihat secara mimpi dalam tidur, mereka lihat dalam jaga.
2. Orang lain hanya dapat menguasai tubuh mereka sendiri saja, mereka ini dapat menguasai tubuh-tubuh selain diri mereka juga.
3. Orang lain mendapat Ilmu dengan belajar dan mengkaji bersungguh-sungguh, mereka ini mendapat Ilmu itu secara Ilham atau Wahyu.


Bukanlah ini saja tanda yang membedakan mereka dari orang biasa. Ada lagi yang lain. Tetapi itulah saja yang kita ketahui. Sebagaimana juga kita ketahui yaitu Alloh itu saja yang mengenal DiriNya Yang Sebenar-benarNya, begitu jugalah hanya Nabi-nabi itu juga yang mengenal Hakikat Kenabian itu sebenarnya.

Ini tidaklah mengherankan. Sedangkan dalam kehidupan sehari-harian ini pun kita mengalami kesulitan untuk menerangkan keindahan sesuatu Syair atau Puisi kepada orang yang tidak tahu dan tidak faham tentang Syair dan Puisi; atau keindahan warna pada orang buta.

Di samping ketidakmampuan, ada hal lain lagi yang menghalang seseorang itu mencapai Hakikat Keruhanian. Satu daripadanya ialah Ilmu yang diperolehi dari luar.

Kiriman 67
Anda menulispada 18 Januari 2010 jam 8:34
65... wah jangan mas.. jadi dukun itu tidak enak, karena terlalu banyak jin dan syetan yang mudah menyesatkan kita... kalau ilmu tauhidnya tidak kuat bisa syirik kita...

Kiriman 68
Taufiqur Rahman menulispada 18 Januari 2010 jam 11:01
di alam ghaib enak lho,mukulin orang gak di tangkap polisi.

Kiriman 69
Agus Julianto menulispada 18 Januari 2010 jam 17:51
yah!.....itu mah namanya "THE INVISIBLE MAN" atuh, fik! hik...hik...hik...

nyang kayak film2 kartun waktu saya masih kecil dulu itu, tuh! hehehehe

Kiriman 70
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 4:28
Mas.. menurut anda alam ghaib itu apa mas pengertian nya ???

Kiriman 71
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 6:50
nyang gak keliatan...

apa aja nyang gak atau belum keliatan bisa dikatakan gaib.

jadi.....ilmu gaib tuh artinya ilmu yang gak atau belum keliatan...! alias ilmu gak tau!....hik..hik...hik....

Kiriman 72
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 8:12
@70,ilmu ghaib artinya ilmu yg belum boleh di terima sebelum datangnya penjelasan tentang pengalaman ilmu itu.
atau dng kata lain,seorang dewasa adalah seorang anak kecil yg mesti melalui tahapan2 menuju kedewasaanya.
atau dng kata lain,orang tua adalah seorang anak manusia yg udah alami masa mudanya,masa dewasanya dan masa setngah tuanya.
dan inilah takdir..seprti takdir dari ilmu yg di sebut GHOIB.

Kiriman 73
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 8:16
keghaiban yg di alami manusia dalam pencarian jati dirinya,adalah suatu ilmu yg sudah di zohirkan oleh olehNya utk hambaNya,dan kekuatan,dan kecepatan memperolehnya ,inilah yg membedakan manusia ini dan manusia itu.sebodoh-bodohnya manusia tentang ilmu ghaib,toh,die akan dibuka juga tentang ke ghaiban neraka dan surga,sepinter-pinternya manusia memhami ilmu ghaib,toh die tak bisa hindari pula ujud neraka dan surga,keghaiban dan ilmu ghaib adalah Hak Insan yg mencari dan Tidak Mencarinya.

Kiriman 74
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 8:30
mron, sebetulnya ente tuh pengen tau hal2 yang berkaitan dgn alam gaib, pengen nyampaikan keterangan ttg alam gaib, atau mau ngasih bhw ente tuh jadi dukun pergoiban sih, sebenernya? hik...hik...hik....

klw mau nerangin alam gaib, terangin aja, jgn malah nanya! kalau mau nanya, ente catet tuh semua pendapat dan masukan dari yg lain. and klw mau hanya ngasih tau bhw ente tuh dah jadi dukun gaib, mah harusnya di kolom iklan...hik..hik...hik...

Kiriman 75
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 8:35
mas... agus.. lho.. kok malam bicara soal dukun, emang alam ghaib itu dukun? apakah sudah sependek itukah makna dan realitas alam ghaib?? atau emang pengalaman kita dan spiritual kita tentang alam ghaib sebatas alam jin dan akhirnya jadi dukun?? sungguh kasian Allah yang menciptakan alam ghaib kalau hanya diyakini sebatas perdukunan saja... wkwkwkwkwkw.. hehehehe... emangnya aku dukun??? hehhhe atau mas Agus yag sebenarnya dukun pelet wong wedok? heheheh...

Kiriman 76
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 8:37
hik...hik...hik.....ente tuh dah kayak DUKUN BERANAK aja, mron! he..he..he..

Kiriman 77
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 8:38
wkwkwkw.... diobok-obok yo.. diobok..obok... anunya nanti mabok..melihat sarangnya di obok-obok mas agus yang mabok...

Kiriman 78
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 8:39
whukakakaka...aka.a..akaa..aak
awas tuh.....?
ntar ikan lelenya di ambil orang klo da pd mabok....ha...ha..ha

Kiriman 79
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 8:39
abis....ngomongin gaib kok ngelantur kemana-mana...! pake ngomong-ngomongin hasil penelitian ilmiah segala! hehehehe....
fokus....fokus....! biar cepet ngerti dan cepet2 jadi MAKHLUK GAIB!
fokus, dong!

Kiriman 80
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 8:44
mas imron yuuuk,fokus nih,sebetulnya alam ghoib itu kapan bisa di lantik oleh manusia seluruhnya utk di buka pintu2nya...?

Kiriman 81
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 8:46
eh...mron...kagak usah nembus2 alam gaib segala macam! krn kita ini dari dulu sedang ada dalam alam gaib! jgn krn masih ada badanya, lantas ente bilang bukan makhluk gaib, dan pake kudu nembus2 segala macam!

apa ente tuh kagak nyadar, bahwa sekarang pun ente tuh sedang ada di alam gaib? he..he...he...sadar apa kagak sih, ente tuh, mron?

Kiriman 82
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 8:47
hi...hi...hi,anda btul juga Gus,ketika di dalem rahim,kita pasti sdh brpikir dan mrasa ala bayi,dan stlah kluar dri rahim ibu,kita sdh masuk ke alam ghaib yg baru...hi..hi bner jg bro'...ha...ah

Kiriman 83
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 8:51
ya...iya..lah! mana mungkin salah, sih bro! coba aja ente pikir2, kata org2, kite ini, bakalan keluar lagi dari badan klw dah mati. itu pan kata org2. bukan kata saya. klw kata saya mah, sekaranng ini pun kita sedang jadi dan ada di alam gaib! dan nyaksikan makhluk2 gaib! apa anehnya sih, mron, nyang kayak begituan? jadi pake kudu nembus2 segala macam?
apa anehnya? ente kagak nyadar kali ya, mron?

Kiriman 84
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 8:55
hi..hi..hi,gus,mngkinkah ketidak sadaran sdr imron adlh keghaiban trsndri bgi anda dn saya hi...hi..hi.ini jg perlu d tnbus tuh k gaibannya wk..wk..wk

Kiriman 85
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 8:55
mron...ente kemana? lagi nembus alam gaib, atau lagi nembus APAAN sih, sebenernya? hik...hik...hik....
dasar! BERZINA ITU INDAH! hehehehe....alam gaib, kok ditembus-tembus segala macam! hik...hik....hik....
dari tadi juga ente disitu, kok pake mau nembus2 lagi! nembus kemana lagi? ke laut?

Kiriman 86
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 8:58
iya...kali, mul! die mah...lagaknya doang kayak dukun, padahal mah kagak tau apa itu alam gaib!

Kiriman 87
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 8:58
wk..wk..wk..wk
busssset deh.....mas imron....jngn ke lamaan penembusannya....nanti seprti ikan yg ingin tau dunia di atas air lho......kalo beruntung sih bisa jadi burung tp,klo apes khan bisa dimakan kucing ....hi...hi..hi

Kiriman 88
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 8:59
hik...hik....hik....

biarin mul, biarin! biar dimakan kucing, sekalian aja tuh dia! biar kapok!

Kiriman 89
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:01
mul, kemana ya dia? jgn2 mang bener dah dimakan kucing! hik..hik...hik...
ente sih, pake buka rahasia gaib segala! jadi aja makan tumbal! he..he...he..

Kiriman 90
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 9:01
jangan atu gus,kesian,barangkali aja kalo emang beruntung si burung yg terbang di udara menikmati pengalaman barunya akan inget sejarah masa lalunya sebagai ikan,dan mngkin akan memberi pengalaman barunya pada kite-kite ini yg masih ikan cue dan penakut tuk loncat keluar dri aer....?!

Kiriman 91
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:02
wah.. mas agus apa artinya alam ghaib?? masak diartikan alam dukun? mirip anak saya kalau tak tanya dan tak terangkan alam ghaib, spontan jawabnya wah dukun itu pa..??? hahaha.. dukun...

Kiriman 92
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:03
eh....muncul lagi, toh! kirain dah dimakan kucing, tadi! he..he...he...he...

Kiriman 93
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:06
bukankah pikiran itu alam ghaib... berfikir itu proses alam ghaib....alam kubur juga alam ghaib... surga neraka juga alam ghaib.... bahkan chatting ini apa juga alam ghaib yaaa.. hehehehe... buktinya yang namanya Agus, tubagus... rudiwid... ini nnyata adanya atau palsu adanya.. jangan-jangan jin yang chatting hehehehehe...

Kiriman 94
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 9:06
hi..hi..hi.
akhirnya keghaiban mas imron ter zohirkan jg...lanjut deh.....kumaha kisah burng itu....?apakah mngkin die akan kembali pada masa-masa ketika masih jd ikan....mngkinkankah ...?

Kiriman 95
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:06
siyal lemot mas agus...

Kiriman 96
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:07
mron....nyang barusan tadi saya obrolkan ama si mul itu, alam gaib! hehehehe...
and sekarang pun saya sedang di alam gaib!

Kiriman 97
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:08
pantesan kagak bisa nembus2, sinyal imrom lemot banget sih! hik...hik...hik...

Kiriman 98
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 9:09
@93,mnrut saya kurang tepat tuh,mas imron...yg bbtul....
pikiran manusia adalah benar,berpikir itu adalah proses kebenaran,alam kubur jg kebenaran,surga dan neraka jg benar...semua itu selama masih bisa di yakini dng iman ...artinya uda bukan ghoib lagi atuuuuh maaaaaaaaassss....?1

Kiriman 99
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:11
mul, tergantung sinyalnya! klw sinyalnya gak lemot, mungkin ada potensi..tapi klw lemot melulu tuh sinyalnya.....paling banter hanya akan jadi DUKUN BERANAK doang! he..he...he...

Kiriman 100
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:12
kata guruku.. cara menembus alam ghaib itu pertama melalui pikiran kita sendiri dan kita taklukkan dengan cara berfikir bahwa pikiran itu adalah mahluk Allah yang diciptakan.. kalau kita tidak bisa menembus alam pikiran maka kita tidak mungkin akan mampu menembus segala macam alam ghaib...

Kiriman 101
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 9:12
kelemotan dan kecepatan emang tanda yg membedakan antara anak dan dukun beranak.
wk..wk..wk..wk

Kiriman 102
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:13
emang...si imron mah, ngebuat-buat alam goib melulu! terus dia tembus2 tuh semua alam gaib buatannya sendiri itu! hik...hik...hik...lucu!
dasar! BERZINA ITU INDAH! hehehehe

Kiriman 103
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:13
wkkk..... Mas Mul... punya alam ghaib berapa dan berapa yang sudah ditembusnya... hehehehe...

Kiriman 104
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:14
hehehehehe....imron...! jangan bawa2 guru ente ke sini dong! dasar DUKUN BERANAK! hik...hik...hik....selalu aja ngandellin guru!

Kiriman 105
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:15
mul, imron nih, bener2 lemot, yah?

Kiriman 106
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:15
wkwkwkwk.. mas agus kalau tidak bisa menembus alam ghiabnya sendiri dalam diri maka mas agus akan jadi penjawa warnet terus.. tidak akan jadi pemilik warnet lho... wkwkwkwkwkw...

Kiriman 107
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 9:16
@100
menurut pendapat guru dari kakek gurunya,keponakan temenku.....
ilmu ghaib itu bukan disini dan disana di ada di hati orang yg berilmu dan ilmu yg betul tuk di pelajari memrlukan syarat dan kondisi yg betul dari pembukaan ilmu itu,utk alasan inilah kenapa tiap2 mazhab besar dari tarekat memiliki aturan yg beda dalam pengisian ilmu di kebatinan murid-muridnya....

Kiriman 108
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:16
tuh kan, saya dibilang penjaga warnet! berarti emang kagak tau alam gaib dan emang belum bisa nembus alam gaib!

Kiriman 109
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:17
wah mas agus itu berpikiran lemot mas Mull.. masak guru dianggap dukun, emang pikiran dan Allah tidak dianggap guru.... guru itu harus dibawa terus.. biar pikiran tidak lemot... hahahahaha.. wkwkwkwk....ayoo.. bawa gurumu terus mas agus biar bisa nembus alam ghaib...

Kiriman 110
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:18
mul, percuma ente kasih tau juga! dia mah emang dah lemot dari sononya!

Kiriman 111
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:19
hik...hik...hik...

Kiriman 112
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:19
107.. lha.. itu baru bagian dari menembus alam ghaib mas mul...kalau menerutr mas agus gimana ?? jangan dukun terus...

Kiriman 113
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:20
mron....klw saya mah kagak kayak ente nyang suka bawa2 guru dan kagak berani jalan sendirian! mau tau gak, apa itu alam gaib? he...he...he...

Kiriman 114
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 9:21
tidak ada guru sebaik DIA,tidak ada kebijaksanaan(pikiran)sebaik kebijaksanaanNya.
apakah manusia seumpama kita adalah murid terbaik bagiNya....?
apakah manusia seumpa kita adalah pelajar terbaik di hadiratNya...?
harap pertimbangkan kemampuan membedakan segelas air dan samudra atlantik.....

Kiriman 115
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:23
mas Agus dan mas mul.. pernah tahu tentang pinjam uang ghaib???

Kiriman 116
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:24
dasar RENTENIR! kemana2 and dimana-mana ngomongin pinjemaaannnn, aja!

Kiriman 117
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:24
Mas.. kata Allah... jadilah segelas air yang bermanfaat dihadapan lautan atlatik...

Kiriman 118
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 9:25
yg aku tau ,tukang kredit kliling .....jualan baju,klo uang ghaib...hmm......sprt apaan tuh...?

Kiriman 119
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:26
mul.....kirain emang ahli gaib! taunya cuman tukang ngereditin doang! hik...hik...hik...

jgn2, syetan juga dia jadiin nasabahnya! he..he...he..

Kiriman 120
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:31
wkwkw... lha... tidak tahu Khan?? bener kata Allah... hai Muhammad sungguh jangan ceritakan semua yag kau ketahui tentang Aku.. sungguh kau akan ditertawan ummatmu.. ceritakanlah pada ummatmu yang kau anggap paham.

Kiriman 121
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:31
mul, ente pernah denger kan ttg dukun yang suka ngegandain uang? nah, dukun2 kayak gitu tuh, bukan ahli gaib. tapi tukang sulap!hehehehe

Kiriman 122
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:34
dedi carbouzier juga pernah ngegandain uang dari 1.000 jadi 10.000, trus banyak anak jalanan yang mau digandain uangnya. akibatnya, uang si dedi habis 100.000,-! jadi ternyata hanya main sulap, doang! hehehehe

Kiriman 123
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:35
122... kalau itu sulap.. alias palsu.. berikut tak kasih uang ghaib yang sungguh luar biasa tidak terhingga.. tunggu.. tak ketik dulu yaaa...

Kiriman 124
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 9:36
semuanya adalah benar dan batas yg nenisah air tawar dan air alut pun juga suatu keenaran,tentang tembus-menembus dasar lautan tawar dan lautan asin....ini masih khusus utk orng2 trtentu aja...dan ini pun bukan memalui kata-nya dan ceunah...ini mesti lngsung dan asli,sekali lg aku tanya mngkinkah burung yg terbang di udara akan mau jdi ikan di dasar laut....?

Kiriman 125
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:37
124.. kalau itu segala logika pikiran dan logika Illahiyah juga mustahil hehehe...

Kiriman 126
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:37
mron, ayat yang ente kutip itu, kagak ada kaitannya dengan urusan ente minjem2 uang gaib! hik...hik....hik....kalau mau minjem duit ama org! bukannya ama jin! hik...hik...hik....atau pinjem tuh ke bank!
kalo kagak punya jaminan, jual aja buku ente yang judunya BERZINA ITU NDAH ! hi..hi...hi...siapa tau laku!

Kiriman 127
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 9:41
125,anda benar,jarang sekali manusia yg di karuniai pembukaan hidayah dan pembukaan hijab yg tertutup akan mau dan rela mengabarkan ini pada yg bukan ahlinya,bukan cuma krna tak penting,melainkan karna di khawatirkan timbulnya fitnah krna pemahaman yg gk seimbang,siapapun tau,bhw mengikuti petunjuk atasan lebih baik daripada memenuhi permintaan bawahan.
ini berlaku utk semua yg paham mana yg menjadi atas dan mana yg menjadi bawh.

Kiriman 128
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:41
mul, kalau ente suka nonton SPONGE BOB, ente bakal liat ada temennya si SPONGE BOB yang kelinci itu, bisa maen2 di dasar lautan. tapi kepalanya pake tabung kaca kedap air! hik...hik...hik...
jadi kalau burung mau ngikut maen ama ikan, ya harus pake baju selam dulu atuh! hehehehe

Kiriman 129
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:42
wkwkwwk... 126... inilah bukti uang ghaib dari Allah....yang saya ambil dari ilmu ikhlas....

IKHLAS adalah sebuah ilmu pengakuan, penyaksian dan pernyataan diri dengan ikrar bahwa tidak ada Tuhan didalam dirinya dan seluruh panca indranya selain Allah. Hingga Ikhlas mampu menjelma sebagai sifat diri yang mampu mengesakan Allah dalam segala sifatNya kedalam jiwanya bagi orang-orang yang mengesakan Allah.

IKHLAS adalah puncak dari segala ilmu Allah yang paling tinggi, begitu juga Rosulullah sangat mendalami ilmu ini. Sehingga karena terlalu mendalami ilmu Ikhlas maka Muhammad Rusulullah dengan jiwa ikhlasnya apapun menjadi tunduk dan sujud padanya karena kekuatan Ilmu Ikhlas yang dimilikinya yaitu ilmu mengesakan Allah yang telah menjelma dalam seluruh jasmani dan rohaninya.

IKHLAS adalah ilmu Allah yang lahir dari sifat dan nama Allah itu sendiri yang Maha Esa dari segala sesuatunya dengan sifatnya yang maha pengasih dan penyayang untuk semua umat manusia, tidak peduli dari berbagai suku dan lintas agama.

IKHLAS adalah ilmu Allah untuk menata indahnya dunia, baik hidup secara duniawi maupun hidup untuk ketenangan batin hingga akhirat nanti. Karena ikhlas adalah benar-benar sifat yang luhur timbul dari niat dengan sebenar-benarnya niat dengan mengesakan Allah dalam dirinya.

IKHLAS milik kita bersama tanpa melihat suku, agama, status, jenis dan beraneka kepentingan manusia, ikhlas adalah ilmu untuk menata hati, budi, prilaku dalam mengendalikan hidup dan pergaulan hidup kita kepada sesama manusia karena ikhlas adalah berkehendak hanya untuk Allah dan karena Allah semata sebagai manifestasi pengesahaan dzatnya dari segala sifatNya yang direfleksikan kedalam jiwa orang yang mengesakan Allah.
IKHLAS adalah sebuah ilmu pengakuan, penyaksian dan pernyataan diri
dengan ikrar bahwa tidak ada Tuhan didalam dirinya dan seluruh panca
indranya selain Allah. Hingga Ikhlas mampu menjelma sebagai sifat diri
yang mampu mengesakan Allah dalam segala sifatNya kedalam jiwanya bagi
orang-orang yang mengesakan Allah.

Ikhlas adalah puncak dari sgala ilmu ALLAH yang paling tinggi dan Rosulullah adalah salahsatu insan yg mampu mendalaminy diantarra rosulr yg lain dan kita sbg umatnya wajib mengamalkannya...

IKLHAS ternyata adalah sebuah sikap diri yang pada endingnya justru sebuah kekuatan yang Maha dahsyat bagi orang-orang yang milikinya. karena orang yang ikhlas adalah orang yang mampu mengesakan Allah dan segala permasalahan hidupnya dalam ke-Esaan Allah, hingga Allah lah yang menggerakkan prilaku jasmani dan rohani ki......ta, bukankah ini sebuah kekuatan yang sangat luar biasa? marilah kita berlomba menuju gerakan jiwa raga yang ikhlas.
Jika kekuatan ikhlas dalam hati sudah mampu mengalir dalam aktifitas jasmani kita, maka bersiap-siaplah kita akan menerima keajaiban dari Allah yang tidak pernah kita duga dan datang silih berganti.
Ketika keajaiban Allah datang dalam bentuk pertolongan kepada hambanya
atau suatu kaum, sering kali akal sehat kit tidak mampu menjangkaunya
untuk menganalisanya.
iwa yang ikhlas itu dapat dibentuk dari latihan secara rutin untuk memahami hidup dengan rasa kasih sayang dalam hati, ihklas hanya dapat dilatih dengan bahasa hati untuk memahami hidup dan permasalahannya.

IKHLAS memiliki makna yang sangat luas dalam segala sisi kehidupan tanpa memandang batas ruang dan waktu.
ikhlas itu bukanlah sebuah doa, tetapi ikhlas itu merupakan intisari dan hati daripada doa itu sendiri, karena ikhlas itu adalah mengesakan Allah dari segalanya dan segalanya permasalahan hidup kita menjadi kita esakan dan kita satukan kembali dalam ke-esaan Allah.
jadilah sikap ikhlas dalam diri hingga ikhlas telah menyatu dalam segala prilaku kita dalam menjalani hidup ini. Maka segalanya akan kita capai, segalanya akan kita lihat karena dengan ikhlas semua tabir dan rahasia dari Allah terungkap apalagi hanya rahasia hidup dan dunia semua terasa lebih terang benderang seperti cahaya matahari di gurun pasir.
Ikhlas_Pada suatu sa'at kita perlu berdamai dengan takdir.Kita harus belajar mema'afkan diri sendiri,bahwa kita bukanlah penentu atas apapun yang terjadi.Allahlah yang menentukan segala sesuatu,kita manusia hanya bisa berusaha semaksimal mungkin.
ikhlas memang tidak mudah karena ikhlas adalah perbuatan untuk mengesakan Allah terhadap segala perbuatan kita, sehingga dalam kondisi apapun kita menjadi menerima apa adanya sesuai kehendak Allah.
YACH... ikhlas hanya milik hati dan rahasia Allah saja jadi tidak perlu jadi tolak ukur karena tidak ada orang yang mampu mengekuru tingkat keikhlasan seseorang karena hanya Allah saja yang mampu.
semoga itu menjadi pertanyaan hati hanya untuk diri sendiri kita yang mecoba menuju ikhlas dan meningkatkan ikhlas dalam tahap tingkat tertentu, karena ikhlas itu dalam suluknya merupakan hablu minallah, apabila di jadikan hablu minannas maka bukan ikhlas lagi. biarlah hablu minannas nya menjadi dampak dari sifat ikhlas kita yang telah tervestivalkan dalam prilaku kita .
Sedih itu bukanlah sebuah penderitaan dalam hidup, dalam pikiran, tetapi lebih merupakan sebuah anugerah dari Allah bahwa kita masih memiliki rasa, sedih adalah rasa untuk menikmati sebuah hakekat permasalahan hidup.

Sedih adalah anugerah dan nikmat hidup yang haruas dikembangkan menuju tujuan dan hakekat hidup, karena sedih itu adalah rasa bukan sebuah emosi diri apalagi amarah diri. Maka bersyukurlah atas nikmat sedih dalam hidup ini, disinilah akan terbuka rahasia dan tabir hidup dari Allah hingga sedih mampu membawa kearah jiwa yang lebih ikhlas.
Rasa sedih adalah anugerah yang harus kita syukuri, dengan bersyukur maka kita akan sabar dengan sabar maka lahirlah fakus, dengan focus maka timbullah ketenangan dengan tenang maka terciptalah hakekat bahagia dengan bahagia maka terciptalah ikhlas dalam hati terfestival dalam prilaku hidup.
Dengan berkat bantuan password buku” Ikhlas “ serta password dalam diriku untuk membuka tabir rahasia dan keajaiban dari Allah yang selama ini aku cari hingga bertahun-tahun. Sungguh luar biasa makna dan hakekat ikhlas dalam diri, hingga ikhlas mampu membuka makrifatulah yang selama ini terhijab oleh belenggu-belenggu jiwa yang sangat kuat dan sepertinya tidak ada lagi kunci untuk membukanya.

Sebuah pengalaman dan keajaiban dari hati yang ikhlas telah terjadi pada diriku sangat banayk sekali, diantaranya pada tgl, 27 Nopember 2009 yang lalu adalah hari raya idul adha. Kebetulan saya sedang bekerja di luar pulau tepatnya di kota Pekanbaru. Sementara itu keluarga ada di jawa yaitu di kota Jember, kebetulan aku memiliki saudara di Bukittinggi. Dua hari sebelum hari raya aku ditelpon saudaraku agar pergi ke Bukittinggi untuk lebaran dan silraturrahmi disana. Saya sangat senang sekali, tetapi yang jadi ganjalan hati saya adalah bahwa uang saya saat itu tinggal Rp. 200,000,-. Ternyata setelah aku pertimbangkan aku memilih jadi pergi ke Bukittinggi dengan asumsi uang tersebut cukup untuk beli BBM pulang pergi.

Berangkatlah sudah aku keBukittinggi dengan mobil avanza BM 1451 TI fasilitas dari kantorku, ternyata betul sekali untuk berangkat menghabiskan BBM 22,22 liter karena jarak tempuhnya Pekanbaru – Bukitting adalah 220 km. Berarti uang saya cukup juga untuk pulangnya nanti yang seratus ribu.
Tanpa diduga, ternyata saudara saya mengajak saya jalan-jalan dan silaturrahmi ke saudaranya di kota Solok dan Batu sangkar. Wah … hati saya jadi bingung, walau akhirnya aku tetap berangkat juga dengan membawa mobil sendiri, mengingat saudaraku termasuk keluarga besar, sehingga mobil inovanya hanya untuk keluarganya saja. Habislah uang saya untuk beli BBM lagi Rp. 50,00000,- dan tinggal Rp. 50,000,- hatiku semakin bingung untuk beli BBM pulang.

Pada dua hari selanjutnya aku pulang ke pekanbaru dengan hati penuh gundah dan bingung, aku harus berangkat ke Pekanbaru hanya dengan uang Rp. 50,000,- yang mampu hanya untuk menempuh setengah perjalanan saja. Dengan suasana hujan lebat aku tetap berangkat dan hanay satu tekad saja yaitu berangkat, mau pinjam saudaraku kok malu rasanya, masak manager tidak punya uang untuk beli BBM, maklum aku baru ketemu saudaraku yang di Bukittinggi ini.

Dengan kekuatan hati tulus ikhlas aku berangkat balik ke Bukittinggi dan di kota Paya Kumbuh saya isi BBM Rp. 50,000,-. Perjalanan saat itu kebetulan hujan lebat dan malam hari lagi. Dengan hati cemas sebelumnya aku terus berangkat dan tidak henti-hentinya saya terus berdzikir dan menyetel lagu-lagu islami. Terus aku berjalan dan tidak henti-hentinya aku berdzikir, pada saat itu aku terasa hening dan menikmati perjalanan dan terasa indah selakali. Waktu terus berjalan dan mobilku melaju menuju kota Pekanbaru.
Tanpa saya duga dan dengan sejuta pertanyaan dalam hati mengapa BBM kok tidak habis-habis yaaa….. hingga perjalanan masuk kota Pekanbaru pukul. 01.30 BBWI. Dengan sangat keheranan dalam hati yang tidak terjawab aku sujud syukur pada Allah, Yaaa… Allah terima kasih atas keajaibanmu pada hari ini, karena sungguh banyak sekali keajaibanmu yang kau berikan pada hidupku. Dengan pikiran yang tidak mampu menjawabnya aku terus tidur.

Pada hari esoknya aku berangkat kerja dan kebetulan saat itu dapat cairan uang biaya oprasional dan langsung aku beli BBM Rp. 100,000,- setelah aku isi dan aku beerjalan dengan hati tulus ikhlas sambil mendengarkan music, tanpa aku sadari mataku terbelalak melihat spedo meter. Subhanallah…. Ternyata kemarin BBM aku isi dengan Rp. 50,000,- kok cukup untuk menempuh perjalanan Bukittinggi menuju Pekanbaru karena oleh ptugas BBM di isi sejumlah Rp. 100,000,- walau sebelumnya aku beli dengan memberikan uang Rp. 50,000,-. Inilah salah satu keajaiban Allah yang aku terima karena dampak bersyukur dan ikhlas selalu dalam kondisi apapun. Dan masih banyak lagi pengalaman lain yang membuatku sangat tidak berdaya dengan keajaiban dari Allah.


Kiriman 130
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:43
mron, mana duitnya? katanya mau ngasih duit gaib? mana? hehehehehe...
dasar DUKUN LEPUS!

Kiriman 131
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:43
selamat baca.. cerpen.. kalau tidak dibaca.. maka tidak kebagian rejeki ghaib lho... selamat baca cerpen wkwkwkwkwkw.. hahahaha... pusing yaaa.. bacanya....

Kiriman 132
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 9:44
kalo-pu ada manusia yg mengabarkan hal ini(permintaan bawahan tnpa ptunjuk atasan)ini namanya euforia dari pengaruh hijab yg terbuka 35%,ini masih pengujian...seberapa mantap batinnya tuk menerima yg 65%-nya ...
sang Guru Sejati amat tau kemampuan diri yg jd muridnya.dan disini ada 3 pihak yg ber aksi.
WAKTU,HATI,dan ILMU.
aku gk paham yg mana yg mnjadi guru sejati dari sang HATI...

Kiriman 133
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:47
pahami 129.. maka mas mul dan mas agus akan selalu dapat rejeki ghaib atau duit ghaib... hehehhehe... percaya atau tidak yach.. terserah kalau tidak mau rejeki ghaib.. wkwwkwkwk....

Kiriman 134
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:48
eh...mron....saya kan dah baca itu! duh....ngapain lagi ente ngasih2 nyang kayak gituan, sih! kalau soal itu mah, bukan hanya ente nyang ngalamin, bro! banyak!

banyak sekali org yang ngalamin kayak gitu! saya juga suka ngalamin kayak gituan mah!

kagak aneh, mron! karena emang Allah mah, Rahman Rahim! ente tuh keliatannya baru nyadar sekarang2 ini yah, kalau Allah tuh Rahman Rahim?

dan baru nyadar sekarang2 ini yah, bahwa segala apa yang ada pada kita tuh, sebenernya mah pemberian Dia, dan bukan hasil upaya kita sendiri!

baru nyadar, ya mron?

Kiriman 135
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 9:50
129,ini bukan warna baju asli,ini warna baju yg di celup.....
ini realitas kemanusiaan...dan soal ini bukan termasuk ke dalam tataran ilmu ghaib yg bener,tp,klo mo di anggap sbgai ilmu yg berkah ....ya....boleh-boleh saja...knpa ngga.../
he...he..he

Kiriman 136
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:50
134... wkwkwkw.. sadar atau tidak sadar semua tergantung kesadaran dan sejauh mana kesadaran ikhlas jadi pemimpin sang diri.. hahahaha....

Kiriman 137
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:50
makanya...mron! ente kudu sadar, bahwa kita ini tuh, sebenernya mah gaib dan sedang ada di alam gaib! jadi, kagak perlu nembus2 segala macam! hehehehe
kasian juga ya, ente mron! baru mau akan sadar sekarang!
hik...hik...hik...

Kiriman 138
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 9:51
134,betul,dan ini jg amat bergantung kepada kemauan yg tidak sadar dari diri sang pemimpin dalam hadapnya menju ikhlas.

Kiriman 139
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:52
lho.... emang alam ghaib itu apa? khan salah satunya keajaiban titik QUANTUM IKHLAS dalam mencapai ZONA IKHLAS didalam kehidupan ini. lho... gimana sich... mas Agus dan mas mul itui.. hahahahaha... sok pinter yaaa.... atau mas agus yang sok pinter wkwkwkwkw.. hihihhkhkhkhhhkh.....

Kiriman 140
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:54
mas.. agus masak lupa ama kisah BERZINA ITU INDAH... wkwkwkwkw...

Kiriman 141
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:55
eh...mron! kalau ente hanya fokus ama baju kasar ente doang, yang ente kagak akan tau bahwa ente tuh sebenernya mah gaib dan ada di alam gaib! coba ente lepas dulu tuh baju ente yang kasar itu!
pasti ente akan tau, bahwa ente tuh emang bene2 gaib dan emang bener sedang ada di alam gaib!
kagak perlu lah pake buku2 quantum ikhlas segala macam itu dulu untuk tau bahwa ente tuh gaib!
keliatannya, ente tuh emang LEMOT banget ya, mron?! hik...hik....

Kiriman 142
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 9:58
Tahukah anda Mas.. Agus.. Mas.. Mul.. dan semuanya.. bahwa selain manusia, alam ini juga dihuni oleh makhluk ghaib yang bernama JIN. Alam kedua-dua makhluk ini letaknya sangat berdekatan bahkan boleh dikatakan letaknya saling bertindih (cuma dimensinya sahaja yang berbeza). Dan antaranya ikut hidup berkeliaran dengan manusia di rumah-rumahnya (ada yang menyerupai kucing dan lain-lain haiwan peliharaan).

Sesuatu tempat itu mungkin tempat kediaman JIN ataupun mungkin perkampungannya. Sebab itu bila berada di tempat yang kita belum kenal keadaannya janganlah bertindak sebarangan, takut nanti perlakuan kita itu mengganggu ketenteraman JIN dan menjadikan ia marah (walaupun dengan tidak sengaja).

Kebanyakan manusia walaupun percaya adanya makhluk ini disekelilingnya tetapi kerana tidak nampak, maka mereka mudah terkena tipuan dan godaannya. Dengan ini patutlah kita sedari bahawa syaitan itu selalu mengintip-ngintipkan manusia bagi membencanakan anak-anak Adam.

Menurut kejadiannya, JIN ini merupakan makhluk yang perkasa dan boleh menunduk atau mengalahkan manusia. Namun mereka tidak mempunyai ruang untuk menyambar manusia kerana Allah s.w.t. menjadikan bagi manusia (yang sentiasa mengingati Allah) malaikat-malaikat penjaga yang lebih gagah daripada JIN. Dan dengan ini manusia dapat mengalahkan JIN dengan mudah. Kiranya tiadalah pemeliharaan Allah kepada manusia, nescaya binasa dan musnah mereka semuanya.

Sesungguhnya tubuh JIN dan manusia itu terbina daripada bahan-bahan yang boleh musnah, maka terjadinya kematian dan kemusnahan itu sama-sama dialami oleh dua makhluk ini.





Seringkali Terdapat Pameran JIN/Hantu Dan Anda Tidak Tahu Apakah Betul Atau Tidak Kewujudan Makhluk Tersebut. Anda Terus Melihatnya Dan Tidak Tahu Asal Usulnya. Anda Sanggup Beratur Berjam-Jam Untuk Melihatnya. Anda Cukup Ghairah & Teruja Untuk Mengetahuinya.



Tapi Tidak Cukup Dengan Hanya Melihatnya. Anda Pasti Tertanya-Tanya Macam Mana Kewujudannya, Keluarganya, Kehidupannya, Apa Yang Dimakannya, Ketuanya Serta Bermacam-Macam Persoalan Yang Bermain Di Fikiran Anda Yang Sehingga Kini Masih Belum Terjawab .

Kiriman 143
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 9:59
mron....jauh2 hari sebelum ada QUANTUM IKHLAS itu, udah banyal sekali org yang nyadar bahwa dirinya itu gaib dan selalu hidup di alam gaib! dan kagak perlu pake denger-dengerin lagu2 an segala macam untuk nyadarin kegaiban diri dan alam hidupnya.
ente kan baru tau kemaren, ya mron? bukan dari dulu? hik...hik....

Kiriman 144
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 10:00
ada 14 ribu bangsa jin yg aku kenal di alam lelembut tnpa aku mesti masuk kesana,
dan disana banyak sekali kemunafikan dan ketidak ikhlasan dari bangsa 2 yg meneruskan lehidupannya disana,perumpamaan mereka sama aja dng perumpamaan bangsa manusia,mereka jg menyebut alam manusia sebagai alam ghaib....
menuju pencerahan sejati tak perlu melulu harus masuki dimensi alam demi alam tuk mengakui kebenaran alam ghaib.tentang titik terakhir dari ikhlas sebagai alam ghaib...ini sekali lagi bukan masuk ke dalam tataran ghaib itu sendiri.ini hnya syarat yg menjaga manusia dari iblis la'natulloh dan seorang yg ikhlas bnyak sekali terdapat di pasar2 tradisional meski merka bukan ahli agama dan ahli ahli apapun,soal ikhlas ada dlm detik detik jalan pikiran yg melintas dan tak di ketahui oleh diri yg hidup dalam badan manusia.ini sperti sedekah tangan kiri yg tak di ketahui oleh tangan kanan,bahkan sang ruh ,tak prnah tau kapan sang jiwa di angkat oleh keridhoanNya dalam suatu even dan suatu moment...bahkan akal budi yg tercerahkan pun tak pernah tau,kapan itu pernah terjadi dan sdng terjadi....?!

Kiriman 145
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 10:01
143... wkwkwkww.. kalau itu sich.. sejak aku di tebu ireng udah tahu.. mah... udah banyak di ihyak ulummdin yang asli.. bukan hasil terjemahan di gramedia kebanyakan itu sicch... jauh dari aslinya...

Kiriman 146
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 10:01
ah...mron...mron...bener2 LEMOT ente tuh, mron! dah ah.......

Kiriman 147
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 10:07
144.... benar sekali... tapi tidak sepakat dan sangat salah dan bertentangan dengan QS. IKHLAS kalau pernyataan anda demikian..."seorang yg ikhlas bnyak sekali terdapat di pasar2 tradisional meski merka bukan ahli agama"........emang ikhlas itu apa??? emang pengamen, jual kambing, jual sayur.. jual telur.. wwlwllwlw.... belajar dulu dikit mas ilmu IKHLAS pada QS. IKHLAS....

Atau anda punya argument?!!!!! kalau mas Agus hal ini pasti tidak paham... wkwkwkwkwk... maklum dia tidak punya ikhlas. wkwkwkkww.. kecuali ikhlas dianggapnya pasrah saja.. wkwkkwkw.. heheheh.. jangan marah yaa....

Kiriman 148
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 10:11
147,surat al-ikhlas bukan tanda ke ikhlasan bagi pengucpnya,
ilmu ikhlas bukan ada di surat al ikhlas yg ada di Kitab....
surat al ikhlas adalah suatu jawaban dari pertanyaan satu manusia yg hendak membunuh nabi saw,dan sunatulloh datang sebagai jawbnya....
inilah rahasia besar surat al ikhlas.....inilah jawaban bagi yg bertanya...
hai muhamad..........siapakah tuhanmu......?
tentang ke ikhlasan.....ini emang betul ada dlm detik demi detik yg melintasi pikiran manusia....di kegiatannya sehari-hari...dan di dlm doa akasyah.....ini sdh tertera khan...?
harap anda dalami lagi...spy jng salah sangka dan salah tafsir..

Kiriman 149
Taufiqur Rahman menulispada 19 Januari 2010 jam 10:12
Ya pak agus,alam jin emang seperti film kartun.banyak anak kecil yang suka nonton.

Kiriman 150
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 10:14
149.. iya.. emang begitu adanya mas..

Kiriman 151
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 10:15
emang! ya...kayak imromn itu, lah! amak kecil yang masih LEMOT! hik..hik...hik....

maunya, diem di alam jin melulu! di ajak ke alam yang lebih gaib dari alam itu, malah kagak mau! inginnya di alam jin melulu! dasar mata duitan!

Kiriman 152
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 10:18
149,mantap.pengakuan dari anda adalah suatu tanda nur ikhlas yg mngkin akan di angkat oleh yg berwenang dan mesti di moderasi dulu kebersihannya di alam yg tertingi disana......dan ini bisa terjadi pada merka yg menangis ketika membeli sayur kangkung yg didambanya sejak lama dan ktika pembayaran jual beli kangkung itu terjadi ,anda tidak pernah tau saksi ahli yg teramat suci yg menghadirinya...ini berat bagi pengamat ahli....aku yg mengamatinya ingin membakatr semua kampung yg tak saksikan moment ini...anda mesti paham nilai rasa yg tak mngkin bisa ditanggung oleh tiap2 orng.aku tau......kejadian itu...dan ini kelemahanku.

Kiriman 153
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 10:20
152... wah begitu yaa.. ceritanyaa....

Kiriman 154
Taufiqur Rahman menulispada 19 Januari 2010 jam 10:21
@151:
saya tidak mengerti jelas maksud anda.apa yang anda maksud hikmah di balik memasuki alam jin?

Kiriman 155
Taufiqur Rahman menulispada 19 Januari 2010 jam 10:23
151@:saya juga tidak tau kejadian apa yang anda maksud? anda taukah apa yang saya lakukan di alam jin?

Kiriman 156
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 10:23
kalo urusan alam itu, tanyain ma imron!

Kiriman 157
Taufiqur Rahman menulispada 19 Januari 2010 jam 10:23
hehehe....

Kiriman 158
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 10:30
jiiiiiiiiiiiiiiiaaaaaaahhhh......
agus vs t.rahman = raja jin timur
he...he..he

Kiriman 159
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 10:32
158..............iya.. kali.. maklum jin baru turun dari perguruan tinggi klas teri.. kwkwkww.. yang tidak pernah tahu alam ghaib.. wkwkwkwk..

Kiriman 160
Mul Cinta menulispada 19 Januari 2010 jam 10:32
whukakakakaa.akakaka.aakakak

Kiriman 161
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 10:32
apaan tuh, raja jin timur?

Kiriman 162
Taufiqur Rahman menulispada 19 Januari 2010 jam 10:34
raja jin timur kek,barat kek,toh cuma keripik udang.ya kan pak agus.hehehe....

Kiriman 163
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 10:35
hik..hik..hik...

Kiriman 164
Taufiqur Rahman menulispada 19 Januari 2010 jam 10:37
rasanya gurih banget kalo di goreng.kalau di alam manusia namanya tempur,kalo di alam jin namanya makan camilan.ngapain nyasar2 kesana.

Kiriman 165
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 10:40
hik...hik...hik....mron, ente nyasar, ya?

Kiriman 166
Taufiqur Rahman menulispada 19 Januari 2010 jam 10:41
alam camilan pak agus.

Kiriman 167
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 10:44
menembus alam ghaib yang pertama harus dilakukan oleh manusia adalah menembus alam pikiran kita masing masing, hingga kita mampu menembus alam pengenalan diri hingga akhirnya masuk dalam kajian alam hati nurani yang penuh cahaya robbaniyyah.

Dalam perjalanan menempuh masing-masing ini kita akan menemui beragam alam ghaib di luar sisi-sisi diri kita, yang sering kali anak manusia terjebak pada alam tersebut yang dianggapnya sebagai alam tujuan akhir dalam hidupnya, contohnya masuk dalam alam ghaib kesesatan yaitu alam jin, dan alam syaitan yang merupakan jebakan bagi anak manusia yang mau menempuh alam pikiran, alam pengelan diri hingga alam hati nurani.

Dari lulusnya menembus ketiga alam ini adalah untuk menembus alam ghaib Allah setelah kiamat dan atau kematian menjemput. Lantas sejauh manakah diri kita mampu menempus ketiganya dan bukan sekedar teori saja ????

Kiriman 168
Taufiqur Rahman menulispada 19 Januari 2010 jam 10:44
hiks hiks hiks...
di alam jin kepala orangnya keren banget,saye pengen ambil buat mainan anak saya kalau saya nanti punya anak.tapi kata raja itu.''kami punya harga diri sedangkan sebagian dari bangsamu tidak".emang ada hikmahnya pergi kesana.tapi itu alam tempat penipuan penipuan.hati2.

Kiriman 169
Agus Julianto menulispada 19 Januari 2010 jam 10:50
mron...coba ente baca paparan saya di topik BISIKAN HATI DAN LINTASAN ALAM PIKIR, Manusia = Tuhan? dan Jiwa = Akal + Nafsu.
atau topik lainnya....

Kiriman 170
Anda menulispada 19 Januari 2010 jam 10:51
bahasa inti itu kalau dibadar ya jelas kontradiktif. Wong namanya fikiran dan bahasa itu bisa mengkorupsi makna dan pengalaman yang sebenarnya.

Ada pemahaman yang lebih baik untuk diri sendiri saja, karena itu merupakan adab. Dan hanyalah seper-sekian saja yang terkata.

Memang dalam kehidupan, selain kita memahami Diri di dalam diri, kita juga harus memahami juga apa yang membentuk diri-diri kita. Diri tidak pernah mengarahkan kepada yang BATHIL, namun diri-diri kitalah yang membentuk itu.

Kiriman 171
Taufiqur Rahman menulispada 19 Januari 2010 jam 10:59
1 pesan saya.tidak usah anda kealam2 yang ghaib2,toh di alam anda sendiri jika bersama Allah itu lebih baik.dan menurut pengalaman saya,seseorang bisa lupa dan lalai Akan Allah,jika terlalu asyik di alam itu.seperti anak playgroup yang keasyikan main hingga lupa pelajaran.

Kiriman 172
Anda menulis6 jam yang lalu
171... Mas.. Taufiqur Rahman, jika kita mengkaji lagi dalam Al-Quran, sungguh alam ghaib itu bukan alam jin sebagaimana yang dipercaya oleh banyak orang, pikiran kita adalah alam ghaib, begitu juga hati dan esensinya juga alam ghaib, berdzikir pada Allah adalah juga bagian dari alam ghaib bahkan yang anda sebut bersama Allah itu kan juga alam ghaib, apakah Allah juga tidsak bagian dari keghaiban, dan percaya pada yang ghaib itu adalah bagian dari iman kita, masih ingtkah bahwa 90% yang kita imani adalah mayoritas alam ghaib keberadaannya. Hal inilah yang harus kita tembus.

Kiriman 173
Agus Julianto menulis6 jam yang lalu
he..he...he...mron, pinter juga ente, ngelesnya! siip, ah!

Kiriman 174
Dai Jkt menulis5 jam yang lalu
Ataukah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan pada tangga itu (hal-hal yang gaib)?

Apakah ada pada sisi mereka pengetahuan tentang yang gaib lalu mereka menuliskannya?

Kiriman 175
Tubagus Muharam menulis5 jam yang lalu
Di alam goib ada kehidupan makhluk goib.Kehidupan makhluk goib di alamnya bukanlah bagian dari ajaran kemakrifatan. Yang harus kita jelajahi bukan berbagai kehidupan "makhluk2 goib", tetapi kita harus menelusuri goib goib yang ada "dalam diri" yang akan menjadikan kita lebih mengenal diri ini yang sesungguhnya .

Kiriman 176
Agus Julianto menulis4 jam yang lalu
nafsu2 yang berseliweran dalam diri (bathiniah) kita itu adalah makhluk gaib. gak bisa dilihat mata kasar, diraba tangan, dicium baunya ama hidung, didengar suara2 atau bisikan2nya ama telinga yang nempel di samping kiri kanan kepala kita, tapi nyata adanya.

Kiriman 177
Agus Julianto menulis4 jam yang lalu
nah, kalau nafsu2 yang ada dalam diri (bathiniah) kita itu gak bisa dijangkau mata, hidung, tangan dan telinga yang ada di badan kita ini, alat atau katakanlah, dengan cara gimana supaya kita bisa ngendalikan, ngatur dan ngebuang hawa2nya yang buruk itu dari dalam diri kita sendiri?

bisa gak pake tangan kita yang nenpel di badan ini, untuk merogoh ke dalam diri, terus ngebuang2in atau ngusir2in hawa2 nafsu buruk yang mungkin dikeluarkan sama nafsu2 itu! mungkin gak pake tangan ini?

kalau gak mungkin, lantas pake apa dan gimana caranya? nah loh!

hati2! apa yang sedang kita bahas ini bisa berkaitan dengan bab wudhu!

Kiriman 178
Tubagus Muharam menulis4 jam yang lalu
Jangan lupa disini ada dua Jagat---> "Jagat Kabir" dan "Jagat Sagir"...??

Kiriman 179
Tubagus Muharam menulis4 jam yang lalu
Yang sedang kita ubek-ubek itu adalah "Jagat Sagir"..?

Kiriman 180
Agus Julianto menulis4 jam yang lalu
kalau yang bisa dipegang ama tangan kita sendiri dan tangan org lain, namanya alam lahir. dan yang gak bisa dipegang ama tangan kita sendiri apalagi ama tangan org lain, namanya alam bathin. alam bathiniah kita sendiri.

Kiriman 181
Anda menulis53 menit yang lalu
174... jika kita bertanya tentang tangga menuju alam kegaiban yang mampu menembus batas ruang dan waktu, maka jawabnya adalah ADA dan dimiliki setiap orang. Namun tidak begitu banyak orang yang percaya atau mampu menjalankan tangga menuju alam keghaiban tersebut.

JIka kalian semua ingin tahu, maka jawabnya adalah HATI. Hati inilah satu-satunya tangga menuju alam ghaib yang telah diberi petunjuk oleh Allah menuju segala puncak alam ghaib, hingga mampu menembus alam ghaib seluruh mahluk Allah.

Tentu syarat dan ketentuan berlaku, yaitu hati yang bagaimana yang mampu menembus alam ghaib yang tidak terbatas pada ruang dan waktu, yaitu hati yang selalu ikhlas karena penuh dengan mengesakan Allah dalam segala prilakunya hingga hati yang selalu di isi oleh dzikirullah dan dinding-dinding hatinya penuh walpaper asma Allah dan sifat-sifat Allah.


      Share this article :

      0 komentar:

      Google+ Followers

       
      Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
      Copyright © Nopember 2010. MAKRIFAT LIBERAL - All Rights Reserved
      Template Created by M Imron Pribadi Published by Makrifat Business Online - Offline
      Proudly powered by imronpribadi